Penegakan Hukum Harga mati buat Lingkaran Nurani

15 08 2008

Proses hukum yang sedang berlangsung di Republik ini, dinilai bapak Rachmad Badjeber berlangsung secara tak terkendali alias kebablasan. Alhasil, segenap masyarakat baik dari kalangan atas maupun di lapisan bawah mempunyai sifat yang kurang baik sifat arogansi kelompok, golongan dan pribadi yang merasa dirinya paling benar dan lebih suka mencari kesalahan orang lain, bahkan yang menyedihkan mengambil hak-hak orang miskin menurut Wakil Direktur Eksekutif Lingkaran Nurani harus ditindak, karna masyarakat kecil, lemah dan tidak berpendidikan yang jadi sasarannya.

Tidak hanya kondisi memprihatinkan bangsa seperti di atas, hampir setiap hari kita lihat, Baik lewat media eletronik televisi, maupun media cetak. Para elite baik di lembaga eksekutif, legislatif, ataupun yudikatif saling bertikai dan saling menyalahkan. Parahnya lagi, tindakkan arogansi yang dilakukan selalu mengatasnamakan demi tegaknya supremasi hukum, ini sangat bertentangan dengan nilai-nilai dasar perjuangan Republik ini.

Dengan melihat kondisi yang memprihatinkan seperti itu, lanjut pak Rachmad, maka LINGKARAN NURANI sebagai wadah organisasi yang salah satu perannya menyerap aspirasi dan kesulitan masyarakat bawah, termasuk mengatasi kendala di bidang hukum tersebut, mencoba memformulasikan pembentukan lembaga advokasi buat melindungi masyarakat yang membutuhkan, Lingkaran Nurani juga dalam kesempatan ini Menyampaikan terimakasih kepada pihak-pihak yang terkait dan para advocad yang bersedia berjuang bersama kami.

Dalam beberapa kasus yang Lingkaran Nurani tangani banyak sekali kami lihat masyarakat yang sudah tidak berdaya dan lemah malah menjadi bola, bisa dipermainkan kapanpun dan dimanapun, Dalam realiti kehidupan, manusia berusaha mengerahkan daya, tenaga dan juga fikirannya untuk memenuhi berbagai keperluan hidupnya seperti makanan, pakaian dan tempat tinggal, tapi disaat masyarakat focus untuk itu, banyak sekali pihak yang coba merampas hak-hak mereka, ini kan keterlaluan kata pak rachmad, dengan nada tinggi.

Dengan terbentuknya Lingkaran Nurani kata beliau, diharapkan di masa depan masyarakat kecil, tak lagi dihantui rasa takut terjerat hukum akibat kebijakan yang dijalankan. Dengan begitu, seluruh masyarakat akan bekerja dengan tenang dan meningkatkan kinerja dalam menghidupi keluarganya DocNMC.


Aksi

Information

2 responses

20 08 2008
wiko

kasus apa saja yang sudah ditangani oleh lingkaran nurani ?
kok gak ada keterangan mengenai struktur organisasi / kepengurusannya ya ?
thanks.

WB

4 09 2008
wawan

Lingkaran Nurani sudah melakukan advokasi dibeberapa daerah. antara Lain :
1. Bekerjasama dengan APKLI kab. Rembang Jawa Tengah mendampingi pedagang kakilima dalam penggusuran di kecamatan Lasem Kabupaten Rembang.
2. Melakukan advokasi terhadap penyeleundupan gula di Jambi
3. Mendampingi korban lumpur lapindo untuk mendesak diterbitkannya Kepres dana kompensasi korban lumpur lapindo
4. bersama-sama dengan warga kerek Tuban Jatim untuk mendesak Pemda Tuban dalam penyelesaian kasus pencemaran Semen Gersik
5. mengadvokasi kasus penyerobotan tanah terhadap kelompok tani diLabuan batu Sumatra Utara
6. mengadvokasi Penyelenggaraan jasa rumah sakit Puri Cinere terhadap anak tidak mampu yang dirawat
7. mengadvokasi kasus penipuan dan penggelapan uang oleh BM Pan terkait projek proposal fiktif terhadap 44 Kepala sekolah disukabumi Jawabarat
dan banyak kasus yang masih dalam proses penyelesaian. mohon doa dari kawan-kawan semoga kami konsisten dalam menjalankan amanah masyarakat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: