Pos kota 7 Agustus 2008

PENYELUDUPAN MARAK DI JAMBI

 

 

 

Kamis 7 Agustus 2008, Jam: 19:20:00

 JAMBI (Pos Kota) – Barang impor selundupan makin menggila di wilayah Jambi.

Kendaraan bermotor, barang elektronik, sembako, khususnya gula dari Malaysia dan Singapura masuk ke Jambi melalui Tanjung Jabung Barat, sehingga uang ratusan miliar yang seharusnya masuk Kas Negara, hilang percuma

Hal itu dikatakan Direktur Eksekutif LSM Lingkaran Nurani, Arius Sapulete SE di Jakarta, Kamis. “Modusnya, penyelundup menggunakan nama dan alamat perusahaan fiktif.

Sebagian dari mereka kini tengah disidang. Namun sejauh ini belum membuat jera pelaku lainnya. Hakim harus berani menghukum berat penyelundup,” kata Arius yang telah mengirim Tim Lingkaran Nurani pimpinan Faisal Habibie SH ke Jambi.

Ditambahkannya, harga gula pasir di Malaysia Rp1.200/kg, sedangkan di Jambi harganya sekitar Rp6.000/kg.

Polda Jambi bersama Polres Tanjung Jabung pada Mei 2008 lalu menggagalkan empat kali penyelundupan gula sebanyak 179,8 ton. “Pelaku menggunakan nama perusahaan fiktif guna mengelabui aparat Bea Cukai. Gula selundupan itu dalam kemasan 50 kg,” kata Faisal.

Arius mensinyalir, masih maraknya penyelundupan di Jambi karena tuntutan di tingkat kejaksaan meringankan penyelundup.

Tinggalkan Balasan